Monday, October 21, 2013

Too Many Bosess, Too Few Leaders



(Rajeev Peshawaria), disarikan  oleh Teguh Yoga Raksa (2013)

 “ A great leader is someone who inspired you to show up every morning and do your best possible work, made you believe in your self , genuinely care about your success and whom you wanted to follow willingly.”
Sebagai pemimpin yang handal tentunya harus dapat menjadi role model bagi teamnya. Rajeev lebih memilih bahwa leadership pada level energi manusia untuk digunakan secara optimal untuk masa depan lebih baik. Hal ini tentunya diawali dari mulai diri sendiri dan kemudian di tularkan pada orang lain yaitu Co – Leader kita dan organisasi secara keseluruhan. Kunci pertama yang harus dilakukan adalah memiliki energi yang begitu besar dari dalam diri sendiri , rajeev memulai istilahnya dengan “ Energize The self : Self Leadership “ .
Bagian ini menjadi bagian penting dimana kita harus dapat memimpin diri sendiri untuk kemudian memimpin orang lain.
Energize The self : Self Leadership
Personal Energy , lebih pada tujuan kita dan nilai – nilai yang ada pada diri kita , hal tentunya modal dasar untuk menggerakan team menuju performance yang optimal
Purpose ,
Tujuan terkait dengan hal – hal yang sangat penting untuk kita , apakah uang , orang tua, pasangan , manager , kesenangan atau bahkan ingin berbeda dengan yang lain
Apa yang kita inginkan , misalnya memperoleh pencapaian yang luar biasa dengan kerja keras sendiri, menjadikan orang sukses di masa depan.
Hasil apa yang diinginkan , menggambarkan apa yang diinginkan, dari problem menjadi solusi , dari status saat ini menjadi sesuatu yang lebih baik di masa depan
Apa yang diharapkan dari orang lain setelah bersama kita , pribadi yang baik , rendah hati , baik hati , pendengar yang baik atau pun sisi kepemimpinannya seperti apa.
Values, nilai – nilai apa yang membimbing kita dalam berperilaku , bertindak sesuai nilai – nilai yang diyakini, pada kondisi seperti apa yang menyebabkan kita kuat dari sisi emosional.
ENLIST Co – Leaders : Team Leadership
Setelah menemukan energy diri sendiri , maka di harapkan bisa menularkana ke Co – Leadernya, ( istilah Co Leader adalah istilah rejeev untuk subordinate - red) begitupun seterusnya , tentunya dengan semangat kedepannya lebih baik dan lebih baik lagi . Ada 3 hal terkait ini yang dianggap penting , Roles – Environment – Development
Roles,
Strategi , visi – misi , menyeleraskan dengan purpose & values , tantangan dan objektif , kebebasan dan otoritas
Environment ,
Komunikasi , Keikutsertaan , kolaborasi , komunitas dan pertemanan, kesetaraan/fairness dan High Performance Culture
Development ,
Kesempatan untuk belajar dan berkembang , peningkatan kekuatan kita lebih jauh , Inovasi dan entrepreneurship serta secara konstan terjadi peningkatan kemampuan kita.
GALVANIZE Large Numbers : Enterprise Leadership
Pada bagian ini ada 3 hal penting dalam menurut rajeev untuk menjadikan Enterprise Leadership , mengubah dan mentransformasikan dalam kehidupan sehari – hari dari  “ Saya “ menjadi “ Kita
-          The Brain             : Visi, Misi , Strategy
-          The Bone             : Arsitektur organisasi , “The right man in the Right Place “
-          The Nerves         : Culture
The Brain,
Dengan menggunakan istilah “ Wiring The ‘Brain’”  diharapkan dapat di ejawantahkan dalam bentuk penentukan visi , diferensiasi strategy , keunggulan yang tidak ditemukan pada orang lain , penerimaan dan pemahaman terhadap visi dan strategi yang ada.
Ditekankan bagaimana membuat strategi perusahaan dengan menjawab beberapa pertanyaan yang muncul :
-        Apa yang kita inginkan ?
o   Dapat dilakukan dengan curah pendapat , mengambarkan proses bisnis yang diinginkan dan bagaimana seharusnya
-        Siapa stakeholder kita dan apa yang kita akan lakukan untuk masing – masing stakeholder kita ?
o   List siapa saja stakeholder kita , bagaimana kita melayaninya  dan apa yang harus dilakukan dan dihindarkan dari orang – orang tersebut
-        Bagaimana kita mencapai itu ?
o   Bagaimana model bisnis kita , bagaimana cara mencapainya ?apa saja yang belum terpenuhi ? apa yang dibutuhkan untuk berkembang di masa datang ? apa yang harus kita lakukan berbeda dengan model pada umumnya
-          Mengapa kita akan sukses?
o   Apa yang menjadi kemampuan yang berbeda dibanding yang lain ?
The Bones,
Bulding the Strong “ Bones “, struktur organisasi , memilih orang terbaik pada keahliannya dan pekerjaan kunci yang kita miliki dan mendesign dan menggunakan sistem dan proses yang tepat sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Developing cultural “ Nerves “
Defines , menjadikan referensi semua inti kegiatan operasional sesuai nilai2 dan prinsip2 bisnis
Socialize, membangun komunikasi yang jelas dengan feedback, coaching dan walking the talk
Reinforce, Menyelaraskan semua proses untuk mengidentifikasi , proses penilaian kinerja , sistem kompensasi, benefits , promosi dll.
Dari hal - hal di atas mari kita aplikasikan dalam organisasi masing-masing dan mulai dari diri sendiri, selamat mencoba, salam pembelajar learn action and success ( TY)
* Note : Beberapa statement merupakan pendapat sendiri , dengan intrepretasi dari  beberapa artikel dan berbagai bahasan terkait buku ini

No comments:

Post a Comment