Thursday, July 4, 2013

Organization Development

Yang dimaksud dengan perkembangan organisasi (Organization Development/OD) adalah usaha jangka panjang dalam meningkatkan proses pembaharuan dan pemecahan masalah organisasi yang mendapat dukungan penuh dari manajemen puncak. 


Teori dan praktik OD didasarkan pada beberapa asumsi penting yakni :
Manusia sebagai individu, Dua asumsi penting yang mendasari OD adalah bahwa manusia memiliki hasrat berkembang dan kebanyakan orang tidak hanya berpotensi, dan berkeinginan untuk berkontribusi sebanyak mungkin pada organisasi. 
OD bertujuan untuk menghilangkan faktor - faktor dalam organisasi yang menghambat perkembangan dan menghalangi orang untuk berkontribusi demi tercapainya sasaran organisasi.
  •  Manusia sebagai anggota dan pemimpin kelompok. 
Organisasi yang menerapkan OD harus berasumsi bahwa setiap orang dapat diterima dan diakui perannya oleh kelompok kerjanya. Dalam organisasi perlu ditumbuhkan keterbukaan agar para anggotanya dapat dengan leluasa mengungkapkan perasaannya dan pikirannya. Dalam keterbukaan, orang akan mendapatkan kepuasaan kerja yang lebih tinggi, sehingga dengan demikian performansi kelompok akan lebih efektif.



• Manusi sebagai wadah organisasi\

Hubungan antar kelompok – kelompok dalam organisasi menentukan efektivitas masing masing kelompok tersebut. Misalnya bila komunikasi antar-kelompok hanya terjadi pada tingkat manajernya, koordinasi dan kerjasama akan kurang efektif daripada bila segenap anggota kelompok terlibat dalam interaksi.

Dalam bagan components of Organization & Job Management, dapat dilihat keterkaitan antara komponen - komponen yang meliputi Organization structure sampai dengan Job Evaluation.



 

  • Organization structure Design,
    Suatu model yang diterapkan dalam suatu perusahaan untuk memetakan organisasi dan key person dari perusahaan tersebut, sehingga tersusun jenjang level antara Owner (pemilik perusahaan) sampai dengan karyawan dalam perusahaan tersebut.

    hal ini didukung dengan Analisa SWOT yang berperan penting bagi perkembangan perusahaan dalam mengetahui pesaing, kelemahan perusahaan, ancaman yang akan dihadapi, peluang yang akan diambil serta, kekuatan yang dimilii oleh perusahaan tersebut.

  • Job Design,
Job Design adalah suatu model yang dikembangkan dari hasil yang didapat dari pemetaan organization structure. Dalam hal ini meliputi beberapa komponen penting yang salah satunya adalah Balance Score Card atau bisa disebut (BSC)

BSC sendiri merupakan tools yang berperan untuk memberikan informasi bagi seorang manager / pemilik perusahaan, dalam kinerja karyawan - karyawan yang dimilikinya dalam perusahaan tersebut.

BSC bagi perusahaan - perusahaan yang bergerak dibidang retail sangat memiliki peran penting yang meliput,

1. menginformasikan kinerja penjualan perusahaan 
2. Memiliki informasi product yang di jual oleh perusahaan, yang memiliki perputaran uang yang sangat cepat
3. Memiliki informasi mengenai kinerja karyawannya, yang memiliki target / telah melakukan pencapaian target perusahaan
4. Memiliki informasi pangsa pasar mana yang memiliki peran terbesar bagi perusahana
5. Memiliki informasi mengenai hal yang dilakukan suatu karyawan dalam perusahaan, dalam hal ini penjualan.
  • Job Analysis,
Job Analisis adalah suatu pemetaan yang dilakukan dengan menganalisa kemampuan seseorang dalam bidang yang ditekuninya, Dalam hal ini job Analysis memiliki peran sangat penting bagi perusahaan, dimana dengan adanya job analysis perusahaan mengetahui kinerja dari karyawan-karyawan yang dimilikinya.

Hal ini menyangkut dengan kinerja dari karyawan tersebut, apabila suatu karyawan dapat di identifikasi mengenai knowledge dan skill yang ia miliki, serta diterapkan dalam bidang yang digemarinya, hal ini akan membawa impact bagi perusahaan tersebut.


  • Job Evaluation & Job Grading
 Dengan perusahaan memilki kemampuan 3 diatas, hasil yang akan didapat adalah Job Evaluation dan Job Grading, dimana dengan melihat ke 3 bagian tersebut, perusahaan dapat melihat kinerja karyawan tersebut dengan sangat baik, dalam segi kemampuan, skill, kematangan dalam bekerja, sosialisai dalam bekerja,dll

Dimana dengan Job Evaluation dan Job Grading tersebut karyawan dapat dinilai kinerja nya, dan hasil dari penilaian karyawan tersebut yang nantinya akan mempengaruhi kinerja serta salary (pendapatan dari karyawan tersebut)

Bukan hanya dengan Salary saja, tetapi dengan adanya Job evaluation dan Job Grading, karyawan dapat teridentifikasi dengan baik level / jabatan mana yang cocok bagi karyawan tersebut. Hal ini kembali dengan skill dan kinerja yang dimiliki karyawan tersebut


link
http://lukmancoroners.blogspot.com/2010/06/pengertian-pengembangan-organisasi.html
 

No comments:

Post a Comment